Selasa, 25 September 2018 03:52 WIB
pmk

Politik

Bawaslu akan Awasi Kepala Daerah yang Terlibat Kampanye

Redaktur: Ali Rahman

Ketua Bawaslu Abhan (tengah) dan empat komisioner Bawaslu lain. Foto: Dok. INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Ketua Bawaslu RI, Abhan menyatakan bakal mengawasi para kepala daerah (Kada) yang terlibat dalam kegiatan kampanye Pemilu 2019. Dalam aturan, para kepala daerah tak boleh menjadi ketua tim sukses, akan tetapi bila terlibat tetap boleh.

Ia menjelaskan, secara regulasi, nantinya mereka harus cuti ketika berkampanye. Pemerintah membolehkan cuti dalam satu minggu satu kali, kecuali hari libur, sabtu minggu tidak perlu cuti.

"Jadi kira-kira kepala daerah yang bisa berkampanye maksimal 3 hari di setiap minggunya karena sabtu minggu tidak dihitung hari kerja. Aturannya gitu," tutur Abhan di kantornya, Kamis (13/9/2018).

Pria kelahiran Pekalongan itu mengatakan netralitas para kepala daerah harus diperhatikan. Mereka tidak diperkenankan menggunakan fasilitas negara.

"Nanti kami yang akan mengawasi, bahwa dia ketika berkampanye menggunakan fasilitas negara atau tidak, memang ada fasilitas negara yang melekat soal keamanan, kalau penggunaan fasilitas negara yang lainnya itu nggak boleh," papar Abhan.

Diketahui, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf Amin akan melibatkan para kepala daerah yang terafiliasi dengan partai politik mereka untuk turun gunung memenangkan Jokowi - Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #abhan #bawaslu-ri #kepala-daerah-kampanye 

Berita Terkait

Bawaslu: Data Ganda Pemilih Bertambah Jadi 2,8 Juta

Politik

Bawaslu: Kami Tidak Pro-Koruptor

Politik

Bawaslu: Kami Tidak Pro-Koruptor

Politik

IKLAN