Senin, 22 Oktober 2018 03:07 WIB
pmk

Nasional

Kapuas Hidrosal Terima Kepercayaan International Kelola Mss ENC

Redaktur: Redjo Prahananda

Kapushidrosal Kapushidrosal, Laksda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, mengadakan pertemuan dengan Chief Hydrographer Singapura Dr. Parry Oei di Singapura membahas handling over MSS ENC.

INDOPOS.CO.ID - Berbagai terobosan dilakukan Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal)Laksda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, dalam membangun citra Pushidrosal. Salah satu nya menerima tawaran sebagai Koordinator dan Administrator MSS ENC (Malacca Singapore Strait Electronic Navigational Charts) menggantikan Singapura. Secara formal serah terima koordinator MSS ENC akan dilaksanakan pada awal bulan Desember 2018 di Jakarta.

“Penunjukan Indonesia menjadi Koordinator dan Administrator MSS ENC ini merupakan kepercayaan dunia internasional terhadap kapabilitas Pushidrosal. Dimana internasional kemampuan kita significant khususnya bidang Marine Spatial Data Infrastructure (MSDI),” ujar Kapushidrosal, Laksda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, Senin (24/9/2018).

Sementara itu, sebelum menerima jabatan tersebut Harjo mengadakan pertemuan dengan Chief Hydrographer Singapura Dr. Parry Oei di Singapura rangkaian bilateral handing over MSS ENC. Kedua Chief Hydrographer masing-masing negara tersebut melakukan penyerahan data dan dokumen MSS ENC. Dilanjutkan dengan diskusi perkembangan MSS ENC, pola dan prosedur pengelolaan MSS ENC. Selain itu, pihaknya juga membahas potensi serta issue terkait faktor-faktor keselamat navigasi pelayaran di Selat Malaka dan Selat Singapura serta kerja sama dalam upaya memberikan jaminan navigasi pelayaran di selat Malaka, yang diprediksi selat terpadat di dunia di masa yang akan datang.

Beberapa isu yang menjadi perhatian Indonesia dan Singapura antara lain verifikasi laporan dari pengguna laut, kecelakaan kapal fery di Barelang, fenomena sand wave di Selat Malaka, Marine Safety Information (MSI), Marine Electronic Highways (MEH) dan lain-lain. Melalui koordinasi antara negara di Selat Malaka dan Selat Singapura, diharapkan dapat meningkatkan jaminan keselamatan pelayaran di kawasan tersebut guna mendukung kebijakan pemerintah menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

“Sebagai mandat dari MSS ENC Steering Committee Februari 2018 lalu di Tokyo Jepang, dilakukan rotasi koordinator MSS ENC dan Indonesia menjadi disepakati sebagai koordinator MSS ENC berikutnya, ini yang kita terima 21 September lalu. Proses peralihan koordinator memerlukan proses yang cukup panjang dan saat ini telah dilaksanakan technical assistance berkelanjutan dari Singapura ke Indonesia,” pungkasnya. (nel)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kapuas-hidrosal #tni-angkatan-laut #mss-enc-steering-committee 

Berita Terkait

IKLAN