X CLOSE Laporan Kinerja DKPP
Rabu, 19 Desember 2018 12:34 WIB

Headline

Mahasiswi AS Ditangkap Israel

Redaktur: eko satiya hushada

KETURUNAN PALESTINA-Lara Alqasem saat berada di Bandara Tel Aviv. Ia dituduh membela Palestina. Foto: JACK GUEZ / AFP

INDOPOS.CO.ID - Lara Alqasem, mahasiswi Amerika Serikat, sudah sepekan ditahan di Bandara Ben Gurion, Tel Aviv. Ia dicurigai mendukung gerakan Palestina memboikot Israel. Namun Israel mengatakan, ia bebas untuk pulang kapan saja.

Perempuan berusia 22 tahun itu diterima dalam program pascasarjana di Universitas Ibrani Yerusalem. Visa pelajarnya dikeluarkan oleh konsulat Israel di Miami.

Tetapi setibanya di bandara internasional Tel Aviv minggu lalu, dia ditolak masuk oleh pejabat yang menyebut perannya sebagai ketua dari sebuah cabang lokal untuk Mahasiswa Keadilan di Palestina di University of Florida.

Kegiatannya, kata Pemerintah Israel, termasuk kampanye untuk memboikot produk Sabra hummus yang dibuat dan dijual di Amerika Serikat oleh sebuah perusahaan, yang sebagian dimiliki oleh sebuah perusahaan di Israel.

Alqasem, yang merupakan keturunan Palestina, telah ditahan di fasilitas penahanan di bandara. Ia mengajukan banding ke Pengadilan Distrik Tel Aviv terhadap rencana untuk mendeportasi dirinya. Namun, ia tidak pernah berbicara kepada wartawan.

Pemerintah berpendapat, kelompok seperti gerakan Boikot, Divestasi dan Sanksi (BDS) yang ingin mengisolasi Israel atas pendudukannya atas wilayah Palestina, ditujukan untuk penghancuran.
Menteri Kabinet Israel Gilad Erdan menampik kritikan media Amerika dan lainnya, Rabu, dengan mengatakan, tidak ada yang dapat memberitahu Israel untuk mengubah ideologinya. (iml/jpg)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #mahasiswi-as #palestina #israel 

Berita Terkait

Australia Didesak Akui Palestina

Internasional

Enam Warga Israel Ditembaki di Halte Bus

Internasional

Keluarga Palestina Dipaksa Bongkar Rumah Mereka

Internasional

Keluarga Palestina Dipaksa Bongkar Rumah Mereka

Internasional

Puluhan Koin Emas Kuno Ditemukan di Israel

Internasional

Presiden Iran: Israel Adalah Tumor Kanker

Internasional

IKLAN