Rabu, 14 November 2018 05:26 WIB
pmk

Indotainment

Dipha Barus Raih Penghargaan Dj of The Year 2018

Redaktur: Achmad Sukarno

Bangga - Dipha Barus memegang tropi DJ of The Year 2018 yang digelar di The Pallas, SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (7/11).Foto : Achmad Sukarno/indopos

INDOPOS.CO.ID - Malam puncak Paranoia Awards 2018 mengantarkan Dipha Barus sebagai sebagai DJ of The Year 2018. Dia berhasl menyisihkan beberapa nama besar lainnya seperti Attila Syah, Claudia Jaramillo, DJ WW dan DJ Yasmin.

“Terima kasih semuanya. Saya sangat bangga dan senang. Ini buat kalian teman-teman,” ujar Dipha Barus di malam puncak Paranoia Awards 2018 di The Pallas, SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (7/11)
Perasaan Dipha Barus campur aduk ketika namanya keluar sebagai juara. Dirinya pun tak pernah menyangka meraih penghargaan tersebut, apalagi banyak tema-temanya yang memiliki karya yang tak jauh beda dengannya.

” Sebenarnya saya bingung mau ngomong apa. But, this is for you guys. Thank you so much for Iceperience.ID dan semua pelaku electronic dance music (EDM) yang ada di sini. Juga para DJ di luar sana. Semoga electronic dance music tetap jadi musik nomor satu di Indonesia,” ujar Dipha Barus sambal memegang trophy kemenangan.

Melalui penghargaan tersebut, Dipha Barus berharap Paranoia Awards 2018 bisa menjadi motivasi bagi seluruh elemen dance musik di Tanah Air untuk bisa menghasilkan karya yang lebih baik. ”Paranoia Awards mengingatkan kita untuk kembali ke root, bangkit dari underground dan kini mulai dihargai masyarakat,” katanya.

Apalagi di Paranoia Awards 2018 memberikan beragam penghargaan yang bisa memotivasi para DJ
”Sekarang senangnya awarding lebih beragam, Local produser, upcoming producer dan elemen lainnya menjadi nominee dan mendapat Paranoia Awards ini adalah sesuatu yang sangat penting,” jelasnya.

Tentunya dengan penghargaan tersebut dance musik sudah jadi tuan rumah di negara sendiri. ”Acara lokal saja bisa rame banget tanpa ada artis luar. orang tetap enjoy di setiap performance. Semoga semakin banyak lagi produser-produser dan EDM performer yang bisa menghasilkan karya yang lebih seru lagi,” katanya.

Diopsaputra, perwakilan dari Iceperience.id mengatakan Paranoia Awards 2018 ini merupakan edisi ke 15 yang didukung penuh oleh Iceperience.id.

“Paranoia Awards 2018 adalah salah satu bentuk konsistensi Iceperience dalam memajukan electronic dance music industry di Indonesia, agar bisa upgrade dan go internasional,” jelasnya.

Kesamaan visi untuk memajukan industri dance music di Indonesia, diwujudkan oleh Iceperience.id dan Hardrock FM dalam Paranoia Awards 2018 yang mengambil tema Dance, Party, Unity.

”Sesuai temanya, Iceperience ingin mempersatukan semua penggemar dance music tanpa membedakan genre, sekaligus memberikan penghargaan kepada semua pihak yang punya peran dalam memajukan industri dance music,” paparnya.

Lebih lanjut dikatakan dia, Paranoia Awards sebagai The Most Prestigious Dance Scene Awards In Indonesia bukanlah sebuah kontes popularitas.

Pemenang Paranoia Awards ditentukan dengan melibatkan dewan juri yang kompeten di dance music industry Tanah Air. Mulai dari DJ Senior, MC, Nightlife Photographer & Nightlife Media. ”Juri – juri ini berperan sejak penentuan nominasi semua kategori di Paranoia Awards,” jelasnya.

Terhitung ada 200 lebih nominasi yang masuk dan bersaing untuk menjadi yang terbaik di 25 kategori. Dari submission tersebut, Hard Rock FM kemudian melakukan voting pada 1 – 25 Oktober 2018untuk menentukan siapa nominasi 3 terbaik di masing-masing kategori.

”Hingga penutupan voting, tidak kurang dari 10 ribu vote mengalir ke berbagai nominasi. Selanjutnya, dewan juri kemudian menentukan 1 pemenang terbaik (The Best) di setiap kategori berdasarkan berbagai pertimbangan,” paparnya. (ash)


TOPIK BERITA TERKAIT: #dipha-barus #dj-of-the-year-2018 

Berita Terkait

IKLAN