Selasa, 20 November 2018 06:50 WIB
pmk

Hukum

Masuk Tahap 2, Tersangka Dugaan Suap PLTU Riau-1 Janji Bongkar Peran Setnov

Redaktur: Heryanto

Tersangka kasus suap proyek pembangunan PLTU Riau-1, Eni Maulani Saragih. Foto: Akbar Budi Prasetia/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR sekaligus tersangka dalam kasus suap PLTU Riau-1, Eni Maulani Saragih selesai diperiksa penyidik KPK. Sebelum meninggalkan gedung KPK, Eni membeberkan materi pemeriksaan yang dijalaninya. Untuk itu, dirinya mengaku proses penyidikan terhadap dirinya sudah selesai.

“Pokoknya hari ini pelimpahan dari penyidikan ke penuntutan, ya nanti Pak Rudi Alfonso yang dampingi saya dalan persidangan, ya kita tunggu saja,” papar Eni kepada wartawan usai jalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (9/11/2018).

Sebelumnya pada kasus PLTU Riau-1, Eni mengajukan Justice Collaborator (JC) kepada KPK dan dirinya juga banyak mengungkap siapa saja terlibat dalam kasus PLTU Riau-1 ini. Eni berharap JC yang diajukan itu diterima pihak KPK.

“Ya pokoknya insya Allah, pokoknya saya, kita sudah berjanji untuk kooperatif dan di persidangan pun saya berjanji untuk kooperatif. Alat-alat bukti itulah nanti yang akan membuktikan dalam persidangan,” ujar Eni.

Eni juga mengakui bahwa dirinya pernah menerima uang dari pihak lain. “Ya, memang saya ada penerimaan yang lain. Sudah saya sampaikan ke penyidik. Nanti kita lihat di surat dakwaan saja,” pungkas Eni.

Selain itu, Eni akan membeberkan peranan Bos tambang Samin Tan dan peranan Setya Novanto dalam kasus PLTU ini. “Insya Allah, pokoknya sudah saya sampaikan di penyidik tunggu saja dipersidangan. Ada hal-hal baru dalan persidangan,” tandas Eni. (cr-1)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #eni #kpk 

Berita Terkait

IKLAN