Rabu, 14 November 2018 06:02 WIB
pmk

Jakarta Raya

Pasokan Beras Jakarta Aman

Redaktur: Purwoko

CEK KESEDIAAN-Stok beras yang ada di gudang Bulog, Jakarta.Foto: DOK/TONI SUHARTONO/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Direktur Utama (Dirut) PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi menjelaskan, stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) Jakarta Timur dalam kondisi penuh.

Stok hingga Kamis (8/11) masih ada sebanyak 50 ribu ton. Sementara stok Rabu (7/11) sebanyak 51 ribu ton.
"Stok yang ada lebih tinggi dari biasanya,” ujar Arief di Jakarta, Kamis (8/11). Ia menjelaskan, ada pergerakan harga untuk beras jenis medium.

Namun, hal itu sudah diantisipasi dengan meminta Bulog melakukan operasi pasar. Produksi petani lokal juga cukup banyak.
”Jadi saya pastikan, stok beras untuk Jakarta aman. Pasokan masih normal,” tegasnya.

Menurut Arief, ketersediaan beras medium menurun, karena ada kecenderungan di-up menjadi beras premium. ”Artinya, kalau panennya segitu kemudian mereka prefer ke premium. Karena margin-nya lebih tinggi. Ini adalah mekanisme ekuilibrium baru. Ini fenomena yang terjadi. Jadi bukan masalah produksi," terangnya.

Dia juga menjelaskan, selama ini yang disebut sebagai beras premium itu dengan spesifikasi 5 persen broken. Sedangkan di pasar sekarang, yang disebut premium itu 15 persen broken.

Menurutnya, jumlah beras premium jumlahnya sangat banyak, jika dibandingkan dengan yang medium. ”Kalau saya melihatnya ini lebih baik. Jadi orang ambil beras yang lebih baik. Mereka sudah nggak mau lagi beras medium,” ulasnya.

Saat ini, ketersediaan beras premium di PIBC mencapai lebih dari 80 persen. Sedangkan beras medium di bawah 15 persen.
Sementara itu, Dirut Bulog Budi Waseso (Buwas) menyatakan, Bulog siap memenuhi permintaan Pasar Induk Beras Cipinang untuk menambah stok beras medium guna mengendalikan harga. Sampai hari ini stok beras yang ada di Bulog jumlahnya 2,7 juta ton.

”Stok kita sangat banyak. Kita juga operasi pasar setiap hari. Saya berharap malah tiap hari bisa diserap 15 ribu ton untuk stabilisasi harga. Ternyata memang serapannya kecil. Kita cek di lapangan hari ini stok beras begitu banyak,” ujarnya.
Buwas menambahkan, program perubahan pola tanam di petani membuat musim panen menjadi lebih cepat. Sehingga lebih menjamin ketersediaan beras.

”Mulai Januari-Februari sudah mulai ada panen. Ini saya sampaikan supaya masyarakat tak usah takut. Tidak usah ragu, tidak usah khawatir beras kurang,” tegasnya. (nas)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pt-food-station-tjipinang-jaya #pasokan-beras #pibc 

Berita Terkait

IKLAN