Rabu, 14 November 2018 05:53 WIB
pmk

Jakarta Raya

Jika ATM Tertelan, Jangan Panik

Redaktur: Purwoko

RAWAN-Jika hendak mengambil uang, sebaiknya gunakan ATM di lokasi yang aman.Foto: DOK/ISMAIL POHAN/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Jajaran Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya kembali membongkar kasus pembobolan dana nasabah dari mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Modusnya, sang penipu berpura-pura menjadi petugas call center bank.

Karena kasusnya terus bermunculan, pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat agar lebih waspada. Selain hati-hati saat menarik uang di ATM, polisi meminta warga agar tidak panik ketika kartu mereka tertelan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono memberikan tips agar masyarakat terhindar dari modus kejahatan itu. Salah satunya, saat menghadapi situasi kartu ATM tertelan, sebaiknya tetap berpikir jernih.

"Jangan pernah menerima bantuan dari orang yang tidak dikenal. Kalau ada orang (tidak dikenal) yang menawarkan jasa (membantu), jangan percaya," imbaunya, Kamis (8/11).

Bagi masyarakat, sambung Argo, juga harus hati-hati saat hendak melaporkan kejadian kehilangan kartu. Di beberapa kasus, nomor call centre bank pun dipalsukan.

Sehingga, saat kartu nasabah tertelan dan hendak menelepon call centre bank, tetap harus hati-hati. Jangan-jangan nasabah justru malah menelepon call centre gadungan. "Call center bank itu jarang menggunakan 12 angka kombinasi. Umumnya hanya lima atau enam angka,” terangnya.

Jika ada dalam kondisi tersebut, Argo menyarankan agar tetap tenang. Kemudian telepon call centre bank yang benar. Minta agar kartu tersebut diblokir. (ibl)


TOPIK BERITA TERKAIT: #polda-metro-jaya #atm 

Berita Terkait

Malam Ini, 8 Petinju Pro Tarung di Lido

Total Sport

Hasil Uji Balistik, Identik Tapi Beda

Headline

IKLAN