Rabu, 14 November 2018 05:20 WIB
pmk

Headline

Kritik Yusril, Ketua DPP Gerindra Yakin Partai PBB Lolos ke Senayan Bila Gabung Prabowo-Sandi

Redaktur: Heryanto

Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra, Habiburokhman. Foto : Dok. INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra, Habiburokhman menyayangkan sikap Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra yang seolah menyalahkan pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terkait sikap PBB yang belum resmi memberikan dukungan. Ia menilai hal ini tidak tepat.

Ia juga mengkritik perkataan Yusril yang membandingkan pemilu di Malaysia mungkin lebih ideal ketimbang pemilu di negeri sendiri. Habiburokhman menganggap aneh perbadingan itu. Sebab, keduanya mempunyai perbedaan sistem pemilu yang ekstrim.

"Di Indonesia, pilpres dan pileg secara administratif dilaksanakan secara terpisah walau pada tanggal yang sama. Sementara di Malaysia, Pilihan Umum Raya secara prinsip hanya memilih parlemen. Di mana Perdana Menteri dipilih dari partai pemenang Pemilu Parlemen. Jadi tidak mungkin format koalisi di Pemilu Malaysia diterapkan di Indonesia," papar Habiburokhman, dalam keterangan tertulis, Jumat (9/11/2018).

Sistem pileg dalam UU Pemilu di Indonesia sangat liberal, yakni siapa caleg yang memperoleh suara terbanyak dalam satu partai, dialah yang akan terpilih lebih dahulu. Jadi persaingan di pileg, kata dia, bukan hanya terjadi antarpartai tetapi persaingan bahkan sering lebih sengit terjadi di internal partai antarcaleg dalam satu daerah pemilihan.

"Dengan kondisi seperti ini bagaimana mungkin Pak Prabowo dan Pak Sandi dimintai tanggungjawab untuk menjamin berjayanya seluruh partai-partai pendukungnya di pileg. Sementara di sisi lain kerja pemenangan pilpres saja sudah sangat berat," jelasnya.

Habiburkhman mengaku, justru melihat berjayanya partai-partai pendukung Prabowo-Sandi di Pileg 2019 akan sangat tergantung bagaimana masing-masing calon legislatif partai tersebut mencitrakan pada masyarakat jika mereka adalah caleg pendukung Prabowo-Sandi.

"Pengalaman saya di daerah pemilihan, semakin saya menunjukkan kerja-kerja politik kongkrit sebagai pendukung Prabowo-Sandi, semakin mudah masyarakat menerima dan mendukung saya sebagai seorang caleg," klaimnya.

Habiburokhman pun berharap, agar Yusril berusaha membawa gerbong PBB untuk segera secara resmi mendukung Prabowo-Sandi. "Saya yakin dengan demikian elektabilitas PBB akan meroket dan insya Allah lolos Parliamentary Threshold (ambang batas parlemen) 4 persen," tuntasnya. (jaa)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #yusril #habiburokhman 

Berita Terkait

IKLAN