Nusantara

Kekeringan Masih Melanda Ngawi

Redaktur: Folber Siallagan
Kekeringan Masih Melanda Ngawi - Nusantara

KEMARAU-Warga menimba air sumur yang mengering. Radar madiun/jpg

INDOPOS.CO.ID – Hujan mulai mengguyur wilayah Ngawi sejak beberapa hari lalu. Namun, dampak kekeringan tidak serta merta hilang begitu saja. Di Dusun Jurug, Desa Dumplengan, Pitu, misalnya. Warga setempat masih kesulitan mendapatkan air bersih.

‘’Sumur-sumur di sini kering semua. Ada beberapa yang masih keluar, tapi cuma beberapa ember saja yang bisa diambil setiap hari,’’ kata Yeti Sri Handayani, salah seorang warga, kemarin (12/11).

Yeti menuturkan, warga dusunnya mulai merasakan dampak kemarau panjang tahun ini sejak empat bulan lalu. Selama kurun waktu tersebut, air bersih untuk kebutuhan sehari-hari sulit diperoleh.

Menurut Yeti, hujan yang mengguyur Ngawi sejak beberapa hari lalu belum cukup menaikkan debit air sumur. ‘’Tahun lalu, daerah sini dapat bantuan air bersih. Tapi, tahun ini sama sekali tidak ada kiriman,’’ tuturnya kepada Radar Ngawi.

Keluhan senada dilontarkan Paini, warga Dusun Jurug lainnya. Dia mengaku belakangan ini jarang mandi di sumur miliknya lantaran sudah tidak menyisakan air. Melainkan menumpang tetangga. ‘’Sumur-sumur sibel juga sudah tidak banyak mengeluarkan air,’’ ujarnya. (mg8/isd)

Baca Juga


Berita Terkait

Nusantara / Warga Berburu Air di Lereng Jurang

Banten Raya / Kemarau, Ratusan Hektare Lahan Pertanian Menganggur

Nusantara / Dampak Kekeringan, Minum Air Sungai

Banten Raya / Penggarap Lahan Kering Lebak Butuh Alsintan

/ Kemarau Panjang, Air Sungai Pun Laku Dijual

/ Jakarta Bentuk Tim Gabungan Suplai Air


Baca Juga !.