Jumat, 14 Desember 2018 11:44 WIB

Nasional

Hindari Pemilih Siluman, Kubu Prabowo Minta Kasus Jual Beli Blanko KTP-el Diselesaikan

Redaktur: Ali Rahman

Foto : Ilustrasi/JawaPos.com

INDOPOS.CO.ID - Terbongkarnya jual beli blanko KTP-el melalui online membuat kubu Prabowo-Sandi khawatir hal itu mempengaruhi munculnya pemilih siluman pada Pemilu 2019.

Untuk itu, kata Ferry Juliantono, juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan capres-cawapres nomor urut 02 meminta pemerintah segera menyelesaikan perkara itu.

“Jangan sampai nanti ada DPT siluman di pemilu akibat pemerintah tidak becus membereskan persoalan KTP-el. Pemerintah harus segera selesaikan kasus ini. Jangan sampai dokumen negara disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu di pemilu,” kata Ferry dalam keterangannya yang diterima INDOPOS di Jakarta, Kamis (6/12/2018).

Ferry mengaku heran mengapa blangko KTP-el asli dengan spesifikasi resmi milik pemerintah itu bisa beredar di pasaran. Padahal, sebagai dokumen negara yang memuat data identitas WNI yang sudah memiliki hak pilih di pemilu, blangko KTP-el tidak boleh bocor.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini pun meminta KPU mengantisipasi potensi terjadinya penggelembungan DPT pemilu 2019 sebagai buntut dari kebocoran blangko KTP-el.

“Kita harus pastikan DPT pemilu 2019 akurat. DPT ini kan basisnya data kependudukan. Kalau blangkonya bocor, bisa jadi data kependudukannya tidak akurat,” kata Ferry.

Lebih lanjut, Ferry meminta semua pihak untuk memberikan atensi khusus terhadap data pemilih. Sebab, data pemilih akan menentukan legitimasi pemilu 2019.

“Soal data pemilih ini kan prinsip. Kalau pesta demokrasinya berlangsung lancar, tertib, berkualitas, tapi kalau datanya nggak bener kan jadi bermasalah,” pungkasnya. (dil)


TOPIK BERITA TERKAIT: #ktp-el #jual-beli-blangko-ktp-el #ferry-juliantono #bpn-prabowo-sandi 

Berita Terkait

IKLAN