Ekonomi

Usai Pilpres, Properti Bergairah

Redaktur: Jakfar Shodik
Usai Pilpres, Properti Bergairah - Ekonomi

(ki-ka) Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro, Head of Marketing Rumah.com Ike Hamdan, dan Ketua Umum DPP Himperra Endang Kawidjaja saat peluncuran Rumah.com Property Outlook 2019 di Jakarta, akhir pekan lalu. Foto : Adrianto/INDOPO

INDOPOS.CO.CO - PT Sentul City (BKSL) berhasil mencetak kinerja positif sepanjang Januari-September 2018. Pada periode itu, perusahaan pendapatan bersih unaudit Rp 801,165 miliar. Meningkat 12,03 persen dari periode sama 2017 di kisaran Rp 715,122 miliar.

Sementara laba kotor terakumulai Rp 507,463 miliar, naik 50,10 persen dari edisi sama 2017 di level Rp 338,092 miliar. Maketing sales tercatat sebesar Rp 813  miliar. Sepanjang tahun ini, marketing sales diproyeksi Rp 1,5 triliun. Menyusul block sales mundur maka mempengaruhi pencapaian marketing sales tahun 2018.

Kendati begitu, manajemen optimistis tahun 2018 bisa meraih marketing sales di atas Rp 1 triliun. Lalu, untuk tahun 2019, marketing sales diproyeksi tumbuh 15-20 persen. ”Kalau block sales bisa raih pada 2019, maka marketing sales bisa meningkat signifikan,” tutur Presiden Direktur PT Sentul City David Partono, di Bogor, Senin (10/12).

Tahun depan, perusahaan belum ada produk baru dan masih fokus menghabiskan produk lama. Misalnya, Saffron Noble Residence, Opus Park, Green Mountain, Spring Mountain, dan lainnya. Rasio penjualan tahun 2019 untuk landed 50 persen, high rise 30 persen, dan block sales 20 persen. ”Situasi ekonomi belum kondusif dan bernuansa politik. Jadi, kami lebih konservatif dan berhati-hati. Kami perkirakan setelah pemilu presiden pasar properti kembali bergairah,” harapnya.

Selain itu, perusahaan juga akan menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 500 miliar. Saat ini, perseroan tengah mengembangkan superblok Centerra di Central Business Distric (CBD) Sentul City seluas 7,8 hektare (ha). Superblok itu terdiri atas AEON Mall, Apartemen Verdura, Saffron Noble Residence, Opus Park Towers, Gedung Perkantoran Centerra, dan AEON Condotel.

Manajemen optimistis akan semakin berkembang. Pasalnya, banyak katalis menjadi  pendorong. Antara lain, dikelilingi hamparan pemandangan hijau dan pegunungan, memiliki fasilitas lengkap seperti AEON Mall, lembaga pendidikan, tujuh lapangan gof, sirkuit balap Sentul, hingga LRT. ”Saat ini, harga tanah lebih rendah dibanding Tangerang dan Bekasi. Nanti, harga tanah itu akan lebih tinggi,” ucap David. (dew)

Berita Terkait

Ekonomi / Properti Membaik, DUTI Fokus Ekspansi

Headline / Tembakan Dilontarkan Polisi Terus Menerus

Headline / Massa Lempari Polisi dengan Batu

Politik / IPPNU Imbau Pelajar dan Santri Jaga Persatuan

Politik / AMMI Minta Pihak yang Belum Menang Pilpres untuk Legowo


Baca Juga !.