Headline

Griya Pijat Tersandung Kasus Prostitusi Kembali Beroperasi

Redaktur: Redjo Prahananda
Griya Pijat Tersandung Kasus Prostitusi Kembali Beroperasi - Headline

Griya Pijat di kawasan Kebayoran Lama kembali beroperasi, pada Jumat (11/1/2019). Foto: Joesvicar Iqbal/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Tempat usaha hiburan di sepanjang Jalan Ateri Raya, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, kembali beroperasi, pada Jumat (11/1/2019).

Dua bulan lalu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) telah menutup panti pijat ini karena diduga sebagai tempat prostitusi terselubung. Terpantau, dua dari tiga griya pijat dicurigai sebagai tempat prostitusi kembali beroperasi kembali pada awal Januari 2019.

Sejumlah tempat usaha tersebut sudah berganti nama. Griya pijat Gives, kini berganti nama menjadi Braid. Sedangkan griya pijat dan spa O2, belum memiliki ‘nama’

Camat Kebayoran Lama, Sayid Ali menyatakan, dari tiga tempat usaha, baru eks griya pijat O2 telah mengantongi izin usaha baru. “Tapi izin bukan dari PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) tapi dari Kementerian Pariwisata. Kalau izin usaha Braid belum dapat info saya," ujar Sayid Ali, di Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Terpisah, Kepala Satpol PP Jakarta Selatan Ujang Harmawan mengatakan, sejumlah griya pijat di Kebayoran Lama karena melakukan praktik prostitusi, sudah mengantongi izin baru dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.

Selain itu, sambung Ujang, para pengusaha tempat hiburan juga telah bersurat ke Gubernur DKI Anies Baswedan, PTSP, Dinas Pariwisata dan Satpol PP DKI Jakarta. “Mereka bersurat pengajuan izin baru, ganti nama," kata dia.

Namun, Ujang mengaku tidak mengetahui secara spesifik perizinan usaha tersebut, karena dia belum menerima tembusan. Tapi Ujang memastikan, usaha tempat hiburan itu untuk karaoke, hotel dan bar.

Para pemilik tempat usaha tersebut telah membuat surat pernyataan, bila Satpol PP kembali menemukan praktik-praktik terlang, Satpol PP langsung menutup. ”Kami tidak memberikan toleransi," tegas dia.

Satpol PP DKI Jakarta dan jajaran Kecamatan Kebayoran Lama menutup tiga usaha hiburan di Jalan Ateri Raya, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan Oktober 2018 lalu. Penutupan Griya Pijat Gives, NYX dan O2 itu lantaran terbukti melakukan praktik prostitusi.

Penutupan itu didasarkan pada Pasal 38 Ayat 2 Huruf k Peraturan Gubernur Nomor 18 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata. (ibl) 

Berita Terkait

Indotainment / Terseret Kasus Prostitusi, Artis Korea Seungri Dibidik Polisi 

Megapolitan / Terapis Nyambi Jadi Mucikari, Tiga Lainnya Ikut Dibekuk

Lifestyle / Prostitusi Aktris, Polisi Tangkap Wanita Diduga Mucikari

Megapolitan / Cegah Prostitusi, Penghuni Apartemen Didata Ulang

Jakarta Raya / Marak Prostitusi Berkedok Panti Pijat


Baca Juga !.