Nasional

Kenaikan Pajak Langsung Bikin Ricuh

Redaktur:
Kenaikan Pajak Langsung Bikin Ricuh - Nasional

Alexandria Ocasio-Cortez. Foto : AFP PHOTO

INDOPOS.CO.ID – Politikus Partai Demokrat Amerika Serikat asal New York, Alexandria Ocasio-Cortez langsung bikin heboh. Beberapa hari menjadi anggota kongres, Cortez mengajukan kenaikan pajak 70 persen bagi masyarakat AS yang berpendapatan USD 10 juta per tahun atau lebih.

Ide tersebut menjadi perdebatan sengit di Negeri Paman Sam. Perempuan 29 tahun itu beralasan menaikkan pajak kepada orang-orang kaya pernah dilakukan pada medio 1950-an. ”Itu tidak berarti semua dikenakan pajak pada tingkat yang sangat tinggi. Tetapi ketika naik tangga ini (pendapatan di atas USD 10 juta) Anda harus berkontribusi lebih banyak,” kata Cortez saat diwawancara Anderson Cooper dalam acara “60 Minutes”.

Berdasarkan data Administrasi Jaminan Sosial AS, hanya 3.755 orang di Amerika memperoleh lebih dari USD 10 juta pada 2017. Dengan asumsi pengenaan pajak 70 persen, berarti pemerintah AS akan mendapat tambahan 14,8 miliar per tahun. Namun, angka itu dinilai terlalu kecil.

Tetapi Cortez bersikeras kenaikan pajak yang ambisius itu akan membawa lebih banyak kebaikan. Dia mencontohkan Swedia yang menarik pajak sebesar 70 persen, dan sukses konsisten berada di dekat bagian atas Indeks Inovasi Global. ”Ini akan membutuhkan banyak perubahan cepat yang bahkan tidak pernah kita bayangkan,” tuturnya. ucap.

Dalam sejarah Paman Sam, tingkat pajak tertinggi dilakukan pada 1981 saat Ronald Reagan menjadi presiden. Dia mematok pajak 70 persen. Namun, saat itu, hanya 30,5 persen orang dalam golongan kaya saja yang memenuhi kewajiban tersebut. Ketika Reagan tidak lagi menjabat, pajak di AS rata-rata berkisar 27,9 persen. Setelah tiga dekade, kenaikan pajak lebih dari 37 persen disebut akan berdampak negatif secara ekonomi.

Betsey Stevenson, mantan penasihat ekonomi Barack Obama, lebih menyukai target lain. Yakni menghilangkan peningkatan yang memungkinkan beberapa aset warisan mengalami pertumbuhan sehingga menghindari pajak. Serta membatasi pengurangan pajak untuk orang kaya. Gabungan keduanya akan menghasilkan lebih dari USD 700 miliar selama 10 tahun. Gagasan itu menurutnya lebih masuk akal secara ekonomi ketimbang yang diajukan oleh Cortez. ”Tetapi kenaikan tingkat tinggi besar tidak akan menjadi hal pertama yang akan saya lakukan. Itu akan menjadi hal terakhir,” jelasnya.

Ide untuk menaikkan pajak kepada orang-orang kaya dalam beberapa tahun terakhir sejatinya bukan pertama kali dicetuskan. Salah satu orang terkaya di dunia Warren Buffett pernah mengusulkan gagasan serupa Cortez.

Dalam tulisannya yang diterbitkan di New York Times berjudul "Stop Coddling the Super-Rich" pada 2011 lalu, dia menyerukan kenaikan pajak untuk semua orang yang menghasilkan lebih dari USD 1 juta. Bahkan tarif pajak lebih parah bisa dikenakan pada mereka yang menghasilkan lebih dari USD 10 juta atau lebih. Namun, Buffett tidak memberikan tarif pajak tertentu. ”Pada umumnya, mereka (orang super kaya) adalah orang-orang yang sangat baik. Mereka mencintai Amerika dan menghargai kesempatan yang diberikan negara ini kepada mereka. Sebagian besar tidak keberatan disuruh membayar lebih banyak dalam pajak juga, terutama ketika begitu banyak warga negara mereka benar-benar menderita,” tandas Buffet.(cnn/cnbc/newyorktimes/afp)

 

 

 

Berita Terkait


Baca Juga !.