Megapolitan

Banyak Anak-anak Jadi Pengamen, Warga Miris

Redaktur: Ahmad Nugraha
Banyak Anak-anak Jadi Pengamen, Warga Miris - Megapolitan

ILUSTRASI – Fenomena anak-anak yang mengamen di jalan cukup meresahkan warga.

INDOPOS.CO.ID - Keberadaan pengamen dan pengemis di Kota bogor membuat warga tak nyaman. Hal ini dialami Rina Nurwiyanti. Saat ia tengah duduk di salah satu warung lesehan di kawasan Yasmin, ia yang tengah bersama temannya dihampiri pengamen wanita paruh baya.

Belum sampai 10 menit datang seorang bapak dengan kardus di tangannnya mengitari satu persatu pengunjung di susul pengamen dengan rambut cepat dan ada tindikan di hidung.

Sementara itu di Simpang Empat Warung Jambu, pantauan Radarbogor.id (Indopos Grup) melihat anak-anak usia sekolah dasar tengah mengamen saat lampu merah menyala.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Perlindungan Anak Kota Bogor,  Artiyana mengakui, fenomena anak-anak di jalanan bukan sekali dua kali muncul di ruas jalan vital Bogor.

Ia sendiri, sebagai seorang wanita, sedih melihat kondisi itu.

“Kota Bogor memang dalam proses menuju layak anak. Sekali lagi, ada kata “menuju” yang bermakna ada proses. Nah proses inilah yang terus kita genjot. Semestinya memang step by step kita menghilangkan fenomena anak-anak jalanan,” jelas Artiyana kepada Radar Bogor. (rp2/ysp)

Berita Terkait


Baca Juga !.