Internasional

Polisi dan Massa Bentrok

Redaktur: Achmad Sukarno
Polisi dan Massa Bentrok - Internasional

MELAWAN - Para demonstran Sudan berkumpul di kota kembar Khartoum, Omdurman. Mereka memprotes Presiden Omar al-Bashir. Foto: AFP

INDOPOS.CO.ID - Aksi unjuk rasa di Sudan tak kunjung berakhir. Selama satu bulan, masyarakat melakukan aksi unjuk rasa ke jalan menyerukan berakhirnya pemerintahan Presiden Omar al-Bashir.

Petugas keamanan terus melakukan antisipasi. Puluhan gas air ditembakkan kepada ratusan pengunjuk rasa yang memblokade sejumlah jalan, membakar ban, dan meneriakan slogan-slogan anti-pemerintah di ibu kota Khartoum dan sekitarnya.

Di Ombudurman, yang terletak di dekat muara Sungai Nil dari Khartoum, terlihat kepulan asap dari ban dan ranting-ranting pohon yang dibakar, dengan suara yang menyerukan agar presiden itu mundur: "Turun, itu saja,” teriak masyarakat.

Di bagian utara ibu kota, para pengunjuk rasa yang memblokade jalan utama di salah satu lingkungan yang padat penduduk meneriakan. “Berapa harga darah seorang martir?,”ucapnya.

Saksi mengatakan polisi menembakkan gas mata untuk membubarkan massa di kedua tempat. Mereka juga mengejar para pengunjuk rasa ke jalan-jalan ibu kota.

"Kami akan melanjutkan protes hingga kami dapat memenuhi tujuan mereka yang telah tewas, martir," kata ibu rumah tangga berusia 36 tahun yang meminta namanya dirahasiakan.

Jumlah resmi korban tewas sejak kerusuhan bulan lalu sebanyak 26 orang, termasuk dua personel polisi.

Sedangkan sejumlah kelompok HAM mengatakan sedikitnya 40 orang tewas dalam insiden tersebut.

Sementara itu Presiden Omar al-Bashir menuding kepada agen asing dan gerilyawan dari wilayah bagian barat Darfur. Seakan tak menghiraukan aksi demo, Bashir Selasa (22/1/2019) melakukan perjalanan ke Qatar. (ant/reuters/ash)

Baca Juga


Berita Terkait

Internasional / Hukuman Mati Bagi LGBT Tak Berlaku

Internasional / Kaisar Akihito Lepas Takhta

Internasional / Halangi Pejabat Fatah Tinggalkan Jalur Gaza

Internasional / Pertimbangkan Usulan Pakta Nuklir AS

Internasional / Tambang Batu Bara Meledak, Lima Orang Tewas

Internasional / AS Hentikan Bantuan Militer ke Kamerun


Baca Juga !.