Nasional

Dampak Akitivitas Vulkanik Gunung Karangetang 190 Jiwa Mengungsi

Redaktur: Ali Rahman
Dampak Akitivitas Vulkanik Gunung Karangetang 190 Jiwa Mengungsi - Nasional

Kepulan asap dari guguran lava gunung Karangetang di Pulau Siau, Sulawesi Utara. Foto : Dok/BNPB

INDOPOS.CO.ID - Dampak aktivitas vulkanik gunung Karangetang di Pulau Siau, Sulawesi Utara. 53 kepala keluarga atau 190 jiwa mengungsi di beberapa titik. Mereka merupakan penduduk yang berisiko terdampak aktivitas vulkanik.

"33 kepala keluarga atau 122 jiwa berada di penampungan Paseng. 11 kepala keluarga 39 di sekolah GMIST Batubulan, dan 9 kepala keluarga atau 29 jiwa di rumah-rumah kerabat," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (11/2/2019).

Masyarakat tersebut berasal dari Desa Batubulan yang memiliki luas 3,96 kilomter persegi. Data penduduk tercatat sekitar 159 kepala keluarga atau 515 jiwa.

Potensi dampak terhadap masyarakat, PVMBG telah merekomendasikan warga yang menetap di Kampung Batubulan, Kampung Niambangeng dan Kampung Beba dievakuasi ke tempat aman dari ancaman guguran lava atau awan panas.

Aktivitas vulkanik juga berdampak pada kerusakan materiil seperti jalan akses menuju Kampung Batubulan tertutup material vulkanik hingga ketinggian 50 meter dengan luasan 300 meter persegi.

"Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sitaro juga melaporkan dua unit jembatan kampung tersebut rusak berat," jelas Sutopo.

"Pemerintah daerah setempat dan unsur terkait lain, seperti TNI, Polri, sukarelawan telah melakukan upaya penanganan darurat," tambahnya.

Evakuasi dan pemenuhan kebutuhan dasar disediakan oleh pemerintah kepada para penyintas. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) turut mendukung penguatan pos komando dalam penanganan darurat. (dan)

Berita Terkait

Megapolitan / Bentengi Tsunami dengan Ribuan Pohon

Indotainment / Sutopo BPNPB Ucapkan Selamat kepada Raisa

Daerah / PVMBG Tetapkan Zona Bahaya Gunung Karangetang

Nasional / Sutopo Purwo: Air Mengalir Karena Kebocoran

Nasional / Tanggul Jebol, 10 Rumah Rusak dan Tiga Orang Meninggal


Baca Juga !.