Nasional

Ini Enam Keunggulan Jokowi saat Debat Capres Putaran Kedua

Redaktur: Ahmad Nugraha
Ini Enam Keunggulan Jokowi saat Debat Capres Putaran Kedua - Nasional

Capres nomor urut 01 Joko Widodo pada acara Debat Pilres II di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019). Foto: Charlie Lopulua/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Calon presiden (Capres) nomor urut 01 Jokowi Widodo dianggap lebih unggul dibanding sang kompetitor, capres nomor urut 02 Prabowo Subianto saat debat capres putaran kedua. Setidaknya, Jokowi unggul enam poin dibanding Prabowo.

Hal itu dikatakan pengamat politik Denny JA. Pandangan ini dikemukakan Denny JA dalam serial memenya yang viral di aneka WA grup, Facebook, Twitter dan Instagram. Pertama, Jokowi lebih tahu lapangan ketika Prabowo menyatakan akan membuat BUMN yang akan memberdayakan nelayan, dengan enteng Jokowi menjawab sudah ada BUMN itu bernama Perindo dan Perinus.

Kedua, Jokowi lebih sistematis soal solusi. Dan Prabowo cenderung normatif. Bahkan umum saja soal rencana mendorong Industri digital. Jokowi memaparkan data dari 7 starup Unicorn usaha digital Asean, 4 ada di Indonesia. Sudah disiapkan Palapa Ring, 4G dan deregulasi. 

Ketiga, Jokowi lebih realistis soal import. Jokowi mencontohkan import jagung, 2014 sekitar 3,5 juta Ton. Tahun 2018 tinggal 180 ribu Ton saja. Ujar Jokowi, menyetop import tak bisa dilakukan satu atau dua hari, seperti membalik tangan.

Keempat, Jokowi terkesan lebih berpengalaman berkomunikasi dengan rakyat. Katanya, ucap Jokowi, jam 12.00 malam dia pernah berkunjung berdua saja dengan supir ke pemukiman nelayan memastikan kondisi mereka. Itu biasa dilakukan sejak dia memimpin kota, provinsi dan kini di tingkat negara.

Kelima, justru Prabowo yang menyetop. Ketika moderator terus memberi waktu kedua capres berdebat mencari kontras antar mereka untuk isu energi, justru Prabowo yang menyetop. Ujarnya, cukup. Untuk apa bertele-tele lagi.

Keenam, Jokowi sempat melancarkan Upper Cut yang membuat Prabowo terhentak. Dimana Prabowo menyinggung betapa segelintir orang kaya di Indonesia menguasai mayoritas sumber daya. "Jokowi menjawab : Tapi Prabowo sendiri punya 220 ribu hektar lahan di Kalimantan dan 120 ribu hektar di Aceh," terangnya, Selasa (19/2/2019). 

Dalam debat itu, sambung Denny, Jokowi justru nampak superior dalam penguasan data, dan lebih mengenal masalah. Prabowo yang sebelumnya dikesankan lebih intelektual, lebih akademik, namun dalam debat head to head, dia tak sesiap Jokowi.  (ibl) 

Berita Terkait


Baca Juga !.