Politik

Sasar Swing Voters, Ucapan Jokowi Kembalikan Lahan Dinilai Tantang Prabowo

Redaktur: Novita Amelilawaty
Sasar Swing Voters, Ucapan Jokowi Kembalikan Lahan Dinilai Tantang Prabowo - Politik

Capres nomor urut 01 dalam Pidato Kebangsaannya di Bogor Jawa Barat. Foto : Antara

INDOPOS.CO.ID - Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing menilai, ucapan Jokowi soal 'pengembalian konsesi lahan' ditujukan kepada rivalnya, Prabowo Subianto. Capres petahana itu mengucapkan demikian dalam pidato kebangsaannya di Sentul Jawa Barat, Minggu (24/2/2019).


"Kalau ada konsesi besar yang ingin dikembalikan ke negara, saya tunggu. Saya tunggu, saya tunggu sekarang. Dan akan, dan akan saya bagikan untuk rakyat kecil. Karena masih banyak rakyat yang membutuhkan," ucap Jokowi.


Dari aspek komunikasi politik, Emrus memandang bahwa pernyataan Jokowi mengenai konsesi lahan merupakan buntut debat kedua pilpres tentang konsesi lahan.


Menurutnya, perdebatan ini bisa berpengaruh kepada elektoral. Bisa saja menurunkan elektabilitas satu kandidat serta meningkatkan elektabilitas kandidat lain. "Turun-naiknya elektoral tersebut bersumber dari dua kelompok masyarakat, yaitu kelompok swing voters dan undecided voters," nilai Emrus.


Ia menuturkan, suara swing voters sangat dipengaruhi dinamika komunikasi politik yang terus berlangsung, baik dalam bentuk debat maupun wacana yang muncul di ruang publik. Kandidat yang memenangkan debat dan wacana publik akan mampu menarik swing voters yang berada pada posisi kompetitornya. 


Terkait dengan kelanjutan ucapan Jokowi mengenai 'akan dibagikan kepada rakyat kecil', Emrus nilai, ungkapan tersebut sarat makna mendalam. Katanya, tampak Jokowi ingin meyakinkan swing voters agar menjatuhkan pilihan kepadanya.


Selain itu, janji Jokowi ini juga dinilai mampu meyakinkan bagi kelompok undecided voters dari segi tawaran. Pasalnya, kelompok pemilih ini dikategorikan sebagai pemilih rasional.  


"Karena itu, saya berhipotesa, lontaran pesan komunikasi tersebut memiliki kemampuan mempersuasi kelompok undecided voters mengarahkan pilihannya kepada Jokowi," tuntas Emrus. (jaa)



TAGS

Berita Terkait


Baca Juga !.