Headline

Geledah Kantor Kemenag Gresik, KPK Amankan Dokumen Terkait Seleksi Pengisian Jabatan

Redaktur: Nurhayat
Geledah Kantor Kemenag Gresik, KPK Amankan Dokumen Terkait Seleksi Pengisian Jabatan - Headline

ANTIRASUAH: ilustrasi Gedung KPK. Foto: Dok.INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lakukan penggeledahan di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik, Jawa Timur, hari ini.


Penggeledahan itu terkait kasus suap pengisian jabatan di Kementerian Agama.


“Dari lokasi tersebut diamankan sejumlah dokumen terkait seleksi dan pengisian jabatan,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Jakarta, Rabu (20/3/2019).


Febri mengungkapkan, pihak masih terus melakukan penyidikan terkait perkara yang sedang ditangani ini.


“Penggeledahan masih berlangsung sampai siang ini,” tutur Febri.


Dalam kasus suap pengisian jabatan tinggi di Kementerian Agama ini, KPK menetapkan tiga orang tersangka yakni, mantan Ketua Umum PPP, Romahurmuziy, Muhammad Muafaq Wirahadi selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik dan Haris Hasanuddin selaku Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur.


Sebagai pihak yang diduga penerima, RMY (Romahurmuziy) disangkakan  melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.


Sebagai pihak yang diduga pemberi, MFQ (Muhammad Muafaq Wirahadi) disangkakan  melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.


Sebagi pihak yang diduga pemberi, HRS (Haris Hasanuddin) disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001. (bar)

Baca Juga


Berita Terkait

Nasional / Tiga Pansel Jabatan Kemenag Dipanggil KPK


Baca Juga !.