Ekonomi

Adira Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Baru Rp 9,46 Triliun

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
Adira Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Baru Rp 9,46 Triliun - Ekonomi

MENINGKAT- Di 2019, Adira Finance membukukan penyaluran pembiayaan baru Rp 9,45 triliun, naik sembilan persen dibandingkan 2018.FOTO:IST

indopos.co.id - Bank Indonesia (Bl) memproyeksikan pertumbuhan PDB pada kuartal pertama tahun 2019 sebesar 5,2 persen dibandingkan dengan 4Q18 sebesar 5,18 persen. Permintaan domestic dilihat cukup kuat untuk mendukung pertumbuhan PDB karena konsumsi sosial dan konsumsi yang berhubungan dengan pemilu.

Kedua hal tersebut mempertahankan kekuatan konsumsi dan kepercayaan masyarakat terhadap ekonomi. Bank sentral memutuskan untuk mempertahankan suku bunga Bl untuk saat ini. 7-DRR Bl tetap pada 6 persen. Tingkat fasilitas simpanan dan fasilitas pinjaman juga tidak berubah masing-masing pada 5,25 persen dan 6,75 persen. Pertemuan terakhir FOMC diakhiri dengan signal kuat bahwa Federal Reserve tidak akan menaikkan Fed Rate tahun ini. Sementara Indeks Harga Konsumen (inflasi) terjaga rendah sebesar 2,48 persen di 1Q2019.

Penjualan domestic sepeda motor diestimasikan tercatat pada 1.659 ribu di Q12019, naik 14 persen YoY. Namun, penjualan ritel sepeda motor baru dari dealer ke konsumen diperkirakan tumbuh hanya satu digit. Berbeda halnya dengan penjualan domestik mobil wholesales tercatat 254 ribu unit di 1Q2019, turun 13 persen YoY dibandingkan 1Q2018. Segmen mobil komersial dan segment mobil penumpang menurun 13 persen pada 1Q2019. Diharapkan keseluruhan penjualan otomotif baru dapat membaik pada kuartal berikutnya memasuki hari raya Idul Fitri.

“Di 2019, Adira Finance membukukan penyaluran pembiayaan baru Rp 9,45 triliun, naik sembilan persen dibandingkan 2018. Segmen sepeda motor dan mobil terus memberikan pertumbuhan terbesar. Piutang yang dikelola naik 14 persen menjadi Rp 52,6 triliun, dibandingkan dengan Rp 46,1 triliun pada periode yang sama tahun lalu,” kata Presiden Direktur Adira Finance Hafid Hadeli, di Jakarta (26/4/2019).

Secara keseluruhan, pembiayaan mobil ADMF tumbuh tujuh persen YoY di 1Q2019 menjadi Rp 4,18 triliun. Di 1Q2019, pembiayaan mobil baru tumbuh sebesar empat persen menjadi Rp 2,36 triliun sementara pembiayaan mobil bekas tumbuh 12 persen menjadi Rp 1,82 triliun. Sementara itu, mobil penumpang yang mendorong sebagian besar dari pertumbuhan di pembiayaan mobil sebesar 10 persen sementara pertumbuhan mobil komersial sebesar 2 persen dibandingkan dengan 1Q2018. Pertumbuhan mobil komersial yang lebih rendah disebabkan oleh penundaan belanja infrastruktur karena pemilu dan penurunan harga komoditas. Dengan demikian, kita berhasil membukukan kenaikan pangsa pasar menjadi sebesar 5.0 persen di 1Q2019 dari FY2018 sebesar 4,8 persen.

Penjualan sepeda motor Adira Finance tumbuh 12 persen menjadi Rp 4,72 triliun di 2019. Pertumbuhan sepeda motor secara keseluruhan didorong oleh pertumbuhan sepeda motor baru sebesar 15 persen, yang sebagian besar dikontribusi oleh merek Honda dan Yamaha. Selain itu, sepeda motor bekas bertumbuh sebesar tujuh persen y-o-y, dimana juga memberikan kontribusi terhadap keseluruhan pertumbuhan.

Pada 1Q2019, Adira Finance membukukan pertumbuhan profit sebesar 4 persen menjadi Rp 462 miliar dibandingkan dengan 1Q2018. Pertumbuhan penyaluran pembiayaan baru membantu pertumbuhan pendapatan bunga sebesar 12 persen menjadi Rp. 1,77 tn. Hasilnya, pendapatan bunga bersih meningkat sebesar 12 persen menjadi sebesar Rp 1,77 triliun di 1Q2019 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Selain itu, biaya operasional masih terjaga sebesar Rp 906 miliar, atau naik sebesar 8 persen y-o-y terutama didorong oleh beban umum dan administrasi dan kenaikan gaji. ROAA dan ROAE perusahaan masing-masing berada di 6,0 persen dan 28,8 persen.

”Kami terus mempertahankan NPL kami di 1,7 persen di 1Q2019. Kehati-hatian kami dalam menyalurkan pinjaman terus mendukung praktek manajemen risiko yang prudent,” paparnya.(srv) 

Baca Juga


Berita Terkait

Ekonomi / Adira Finance Kembali Hadirkan Program Bebaas Klik

Ekonomi / Harcilnas, Lunasi Cicilan 100 Konsumen

Ekonomi / Gandeng OLX, Geber Pameran Mobkas Berkelas


Baca Juga !.