Lifestyle

Tekan Penggunaan Plastik, Ini yang Dilakukan BATIQA Hotels

Redaktur: Achmad Sukarno
Tekan Penggunaan Plastik, Ini yang Dilakukan BATIQA Hotels - Lifestyle

Manajemen BATIQAHotels mengajak masyarakat untuk lebih peduli akan kelestarian alam Indonesia dan mengedukasi masyarakat atas isu conscious hospitality.

indopos.co.id – Masalah plastik masalah bersama. Tak banyak masyarakat dan perusahaan besar yang tak peduli akan kondisi tersebut. Dalam rangka menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BATIQA Hotels berkomitmen untuk mengambil peran aktif dalam gerakan konservasi alam Indonesia, khususnya di kawasan-kawasan wisata bahari seperti Kepulauan Derawan dan Pulau Rote.

Amir Tjahaja selaku Wakil Presiden Direktur BATIQA Hotels menyatakan bahwa komitmen perusahaan untuk berperan aktif dalam menjaga kestabilan ekosistem Indonesia diwujudkan melalui gerakan #OneEarthMovement yang juga mendapatkan dukungan dari YKAN (Yayasan Konservasi Alam Nusantara).

Berdasarkan data YKAN, Indonesia tidak hanya merupakan negara kepulauan terbesar tetapi juga merupakan negara dengan keanekaragaman hayati laut terbanyak. Amir mengungkapkan bahwa gerakan #OneEarthMovement bertujuan untuk mengajak masyarakat untuk lebih peduli akan kelestarian alam Indonesia dan mengedukasi masyarakat atas isu conscious hospitality.

“Conscious hospitality adalah konsep layanan yang mengaplikasikan keramahtamahan dengan penuh kesadaran, bertujuan, dan pertimbangan yang bijaksana. Sebagai salah satu pelaku industri pariwisata, kelestarian lingkungan di destinasi wisata bahari seperti Kepulauan Derawan dan Pulau Rote merupakan hal yang menjadi perhatian kami,” ujar Amir Tjahaja melalui keterangan resmi, Minggu (19/5/2019).

Amir menyatakan bahwa salah satu upaya BATIQA Hotels untuk mengurangi kerusakan lingkungan adalah dengan meminimalisasi penggunaan plastik di lingkungan hotel. Secara bertahap, BATIQA Hotels mengganti amenities hotel yang berbahan dasar plastik menjadi ecoplas yang terbuat dari tepung singkong.

“Berbeda dengan plastik, ecoplas lebih cepat terurai. Tentu hal ini akan membantu kita dalam meminimalisasi jumlah limbah plastik yang beredar baik di daratan maupun di lautan,” ujar Amir. Ia menambahkan, sekitar 5 – 13 juta ton limbah plastik terbawa ke lautan dan menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan.

Amir menyadari bahwa upaya konservasi alam membutuhkan kolaborasi dari banyak pihak. Dia berharap masyarakat luas dapat berpartisipasi aktif di gerakan #OneEarthMovement melalui cara-cara yang telah disiapkan BATIQA Hotels. “Kami tidak hanya mengajak tamu hotel untuk dapat terlibat dalam gerakan ini, tapi juga masyarakat yang lebih luas. Seluruh hasil donasi akan digunakan untuk kegiatan konservasi lingkungan di Kepulauan Derawan dan Pulau Rote,” ujarnya.

“Pencapaian dan seluruh usaha yang dilakukan YKAN tidak akan berhasil tanpa dukungan dari seluruh board of trustees, leadership councils, kerja sama dengan pemerintah, pemberi donor, duta alam, hingga seluruh insan yang bergabung di dalam YKAN. Kerja sama dengan BATIQA Hotels merupakan bagian dari langkah kami untuk mencapai misi agar bumi tetap lestari,” tambah Country Director YKAN Rizal Algamar. (ash)

Baca Juga


Berita Terkait

Ekonomi / Pelarangan Tas Plastik Ritel Modern, Ini Dampaknya 

Internasional / Sering Makan Plastik dan Karet Gelang Penyu Hijau Ini Tewas

Ekonomi / Indopoly Buka Pabrik Plastik AS


Baca Juga !.