Nasional

Gawat Kapolri-Kabareskrim Diancam, Apa yang Dilakukan Polisi?

Redaktur: Juni Armanto
Gawat Kapolri-Kabareskrim Diancam, Apa yang Dilakukan Polisi? - Nasional

PAPARAN-Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kanan) disaksikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kiri) dalam rapat kerja dengan DPD di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (7/5/2019). Foto : ANTARA/Reno Esnir

indopos.co.id - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Kabareskrim Polri Komjen Pol Idham Azis mendapat ancaman via pesan WhatsApp (wa) yang beredar di media sosial (medsos). Mabes Polri pun tidak tinggal diam. Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri langsung menyelidiki ancaman pesan WA tersebut. "Ya sudah didalami oleh Dit Siber," kata Brigjen Pol Dedi Prasetyo, kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri saat dihubungi, Senin (20/5/2019) malam.

Menurut dia, Polri tetap waspada dan tidak menganggap sepele segala bentuk isu yang beredar di masyarakat berisi ancaman untuk melakukan aksi tertentu pada 22 Mei 2019 yang berpotensi mengganggu keamanan. "Tetap diwaspadai. Polri tidak boleh under estimate terhadap setiap ancaman," tandasnya.

Sebelumnya beredar di media sosial dan di aplikasi pesan WA, sebuah pesan berisi undangan kepada seluruh mujahid untuk membawa molotov guna dilemparkan ke Gedung Bareskrim Polri pada 22 Mei 2019.

Pesan tersebut menyebutkan aksi itu akan menargetkan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Kabareskrim Polri Komjen Pol Idham Azis. Pada 22 Mei 2019 dijadwalkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengumumkan hasil rekapitulasi Pemilu 2019. (ant)

Baca Juga


Berita Terkait

Nasional / Kapolri Berharap Sidang MK Berlangsung Damai

Nasional / Jelang Lebaran, Situasi Politik Tenang

Headline / Polisi Kurang Barang Bukti Ungkap Aktor Ricuh 22 Mei

Headline / Polisi Buru Habib Diduga Pembakar Mapolsek

Hukum / Tim Pencari Fakta Usut Penyebab Korban Meninggal


Baca Juga !.