Megapolitan

Penerapan One Way Berimbas ke Jalan Arteri, Kabupaten dan Kota Bekasi Siapkan Aturan

Redaktur: Syaripudin
Penerapan One Way Berimbas ke Jalan Arteri, Kabupaten dan Kota Bekasi Siapkan Aturan - Megapolitan

ILUSTRASI

indopos.co.id - Rencana pemberlakuan one way atau satu jalur di ruas tol Jakarta-Cikampek sampai ruas tol Brebes Timur saat arus mudik dan arus balik selama 24 jam oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) guna mendukung arus mudik dari arah Jakarta dan sekitarnya menuju ke sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur berdampak pada jalur arteri.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi bakal menutup u-turn atau putaran arah di sejumlah persimpangan yang ada di wilayahnya. ”Penanganan one way ada di pihak kepolisian. Kalau kita (Dishub) hanya mendukung dan membantu sejumlah persiapan,” terang Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi, Yana Suyatna, Senin (20/05/2019).

Bahkan, kata Yana juga, saat ini pihaknya sudah menyediakan barrier, traffic cone dan tambang pembatas jalan untuk menutup u-turn dan celah median jalan. Menurut dia juga, tindakan itu untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan. "Jadi nanti kita tutup u-turn dan celah median jalan agar tidak jadi hambatan," ungkapnya.

Yana berharap dengan kebijakan penutupan u-turn, warga Kabupaten Bekasi bisa mengerti. Mengingat, upaya itu untuk kepentingan bersama. Tujuannya agar pemudik bisa lebih lancar melintasi wilayah Kabupaten Bekasi dan masyarakat setempat juga akan lebih aman karena tidak terjadi kemacetan.

”Mau tidak mau, misal saat one way arah mudik, berarti kan kendaraan dari arah Kabupaten Bekasi tidak bisa lewat tol. Semua kendaraan harus lewat jalur arteri begitu juga sebaliknya. Saya yakin, masyarakat Kabupaten Bekasi bisa memahami kebijakan itu,” ucapnya juga.

Untuk membantu kelancaran penutupan u-turn, kata Yana juga, pihaknya akan mengerahkan 130 personel yang disebar di setiap persimpangan jalan dan pusat keramaian. ”Personel kita kerahkan sesuai kemampuan, kita sebar di pertigaan, perempatan atau lampu merah. Pusat perbelanjaan atau keramaian juga. Personel kita akan dibantu Dishub Kota Bekasi maupun pihak kepolisian,” paparnya.

Sementara itu, Kabid Tekhnik Lalu Lintas, Dishub Kota Bekasi Johan Budi Gunawan mengatakan dengan pemberlakuan one way arus mudik di jalan tol Jakarta-Cikampek, pola pengaturan lalu lintas mudik bakal berbeda dengan tahun lalu.

Berbeda dengan Kabupaten Bekasi, u-turn yang ada di Kota Bekasi tidak akan ditutup. ”Tahun lalu ditutup karena pertimbangan kelancaran,” katanya. Johan menambahkan, ruas tol tersebut akan diberlakukan satu arah menuju timur saat arus mudik dan satu arah menuju barat saat arus balik.

”Kalau tol diberlakukan satu arah begitu, bisa dipastikan kendaraan yang mudik lewat tol bisa lebih lancar, sehingga berdampak juga kelancaran arus lalu lintas terhadap jalan arteri yang ada di Kota Bekasi," tandasnya. (dny)

Baca Juga


Berita Terkait


Baca Juga !.