Politik

Partai Golkar Pede Raih Posisi Ketua MPR

Redaktur: Riznal Faisal
Partai Golkar Pede Raih Posisi Ketua MPR - Politik

Melchias Markus Mekeng. Foto: Charlie Lopulua/INDOPOS

indopos.co.id -  Golkar optimistis akan mendapat jatah kursi ketua pimpinan MPR. Itu setelah partai beringin ini memastikan memperoleh kursi nomor dua terbanyak di parlemen setelah PDIP – sebagai pemenang Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 – yang mendapat jatah kursi ketua DPR.

"Berdasarkan pengumuman KPU dini hari tadi (kemarin, Red), Partai Golkar memperoleh 85 kursi atau di bawah PDIP yang memperoleh 129 kursi," kata Ketua Fraksi Partai Golkar DPR Melchias Markus Mekeng di ruang Fraksi Partai Golkar, Gedung Nusantara I, Lantai 12, Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (21/5/2019).

Sedangkan Gerindra yang meraih 12,57 persen suara harus puas berada di urutan ketiga dengan perolehan 78 kursi meski jumlah perolehan suaranya lebih banyak dari Golkar yang tercatat 12,31 persen. Sebab, dalam Pileg yang menjadi barometer ialah perolehan kursi, bukan jumlah suara.

Selain itu, Golkar masih berpotensi menambah sembilan kursi lainnya. Mereka tengah membahas sengketa perolehan kursi di Pileg, di daerah pemilihan Pulau Sulawesi dan Sumatera. Apabila gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) itu dimenangkan Golkar, maka partainya akan meraih 94 kursi.

"Mudah-mudahan saja. Kita berharap dari 85 kursi ini bertambah sembilan kursi lagi,” ujarnya.

Soal kursi MPR, Mekeng menegaskan, DPP Partai Golkar akan mempercayakan pimpinan MPR kepada kader senior, selain memiliki jam terbang tinggi dan punya loyalitas kepada partai. Hanya saja Mekeng belum mau berspekulasi siapa sosok yang akan menempati posisi itu karena akan dipilih melalui sistem paket.

Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily juga menjelaskan mengapa partainya berada di peringkat kedua perolehan jumlah kursi di DPR. Menurutnya, dalam Pileg yang menjadi barometer ialah perolehan kursi, bukan suara.

Berdasarkan penetapan KPU, raihan suara Golkar berada di urutan ketiga perolehan suara nasional, di bawah PDIP dan Gerindra. Namun, yang harus dilihat adalah konversi dalam kursi DPR RI. "Secara perolehan suara memang kami berada pada urutan ketiga. Tapi, dalam perhitungan Pileg, yang harus dilihat adalah konversinya ke dalam kursi di DPR," jelasnya.

Dengan raihan jumlah kursi tersebut, kata Ace, Partai Golkar berhasil mematahkan prediksi berbagai pihak bahwa suara mereka akan turun drastis. Ia mengapresiasi kepemimpinan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.

"Raihan ini patut mendapatkan apresiasi. Di bawah kepemimpinan Pak Airlangga, Partai Golkar dapat bertahan pada urutan kedua di parlemen," ucap Ace.

Sedangkan Sekretaris Fraksi Golkar DPR Adies Kadir menyatakan, partainya juga memberikan selamat kepada pasangan Jokowi-Ma'ruf karena telah ditetapkan sebagai pemenang Pemilu 2019.

“Selamat kepada pasangan calon presiden Joko Widodo dan calon wakil presiden K.H. Ma’ruf Amin, yang ditetapkan menjadi pemenang pemilihan presiden 2019 dengan perolehan suara sebesar 85.607.362 (55,50 persen),” kata dia.

Adies berharap, hasil penghitungan suara KPU bisa diterima baik oleh semua pihak. “Semoga semua menerima dengan baik," tuntasnya. (aen)

TAGS

Baca Juga


Berita Terkait

Nasional / Golkar Sulit Percepat Munas

Politik / Munaslub Golkar Berdampak Negatif bagi PartaiĀ 

Nasional / Airlangga Isyaratkan Kembali Jabat Ketum Golkar

Politik / Golkar Disebut Jadi Korban Sistem Pemilu

Nasional / Adies Kadir: Golkar Resmi Tolak Pansus Pemilu

Hukum / Dicopot dari Jabatan Partai


Baca Juga !.