Ekonomi

Gratiskan Landing Extra Flight

Redaktur: Jakfar Shodik
Gratiskan Landing Extra Flight - Ekonomi

MASIH SEPI - Kepadatan arus penumpang di Bandara Soekarno Hatta belum terlihat menjelang libur Lebaran Idul Fitri. Foto : Adrianto/Indopos

indopos.co.id - PT Angkasa Pura (AP) I menggratiskan biaya mendarat bagi penerbangan tambahan (extra flight) selama angkutan lebaran. Itu berlaku mulai 29 Mei hingga 13 Juni 2019. Mendarat gratis itu juga berlaku untuk extra flight domestik dan internasional.

”Selama masa Posko Angkutan Udara Lebaran ini, kami memberlakukan pembebasan pengenaan tarif landing charge dan extended,” tutur Direktur Utama PT AP I Faik Fahmi di Jakarta, Kamis (23/5/2019).

Pada Lebaran kali ini, AP I sudah menerima sebanyak 1.628 pengajuan penerbangan tambahan, terutama untuk tujuan Surabaya dan Jogjakarta, meski angka tersebut menurun dari 2018, yaitu 5.245 penerbangan tambahan. ”Tapi ini realisasi penerbangan tambahan 2018 sebanyak 1.276 diajukan 5.245 atau hanya 24,32 persen,” tambah Faik.

Manajemen membagi penerbangan tambahan di Bandara Internasional Jogjakarta (BIJ) dan Bandara Adisutjipto. Meski belum beroperasi 100 persen, sebagian extra flight dipindah ke bandara baru tersebut. Berdasar pengoperasian perdana 6 Mei lalu, yakni Citilink Indonesia berjalan mulus.

Penerbangan selanjutnya, yakni Batik Air pada 29 Mei disusul AirAsia untuk penerbangan internasional. Untuk penerbangan tambahan pukul 18.00 hingga 06.00 pagi tetap di Bandara Adisutjipto karena malam hari di BIJ masih dilakukan penyelesaian konstruksi.

Pengajuan penerbangan tambahan pada Lebaran 2019, yaitu sudah mencapai 1.628 penerbangan atau lebih rendah dari tahun lalu, yakni 5.245 penerbangan. Terkait tiket mahal, manajemen mengklaim optimistis akan mencatat pertumbuhan lima persen. Penurunan pergerakan pesawat juga akibat adanya tol Trans Jawa. ”Sehingga menjadi pilihan alternatif moda bagi pemudik,” tambah Direktur Operasi AP I Wendo Asrul Rose.

AP I menghelat Posko Angkutan Udara Lebaran Terpadu di seluruh bandara kelolaan perseroan. Penyelenggaraan Posko Angkutan Udara Lebaran ini merupakan salah satu bentuk pelayanan dan kesiapan AP I dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2018. Posko Angkutan Lebaran dilaksanakan pada 29 Mei (H-7) hingga 13 Juni (H+7) dengan periode puncak arus mudik pada 30 Mei-1 Juni dan puncak arus balik pada 9-10 Juni.

Posko Angkutan Lebaran ini melibatkan pihak internal PT AP I (petugas aviation security (Avsec), apron movement controll (AMC), passenger service, airport rescue and fire fighting (ARFF), data entry, information technology, facility readiness & equipment readiness) dan pihak eksternal (TNI, Polri, Otoritas Bandar Udara (Otban), Airnav, SAR, KKP, custom-immigration-quarantine (CIQ), maskapai, dan ground handling).

”Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran ini merupakan bentuk komitmen kami dan lembaga terkait untuk tetap memberikan layanan prima di tengah peningkatan trafik penumpang saat libur Lebaran sehingga pengguna jasa bandara tetap merasa nyaman di tengah kepadatan yang terjadi di bandara. Selain itu, kami juga berkomitmen untuk menciptakan suasana yang nyaman, aman, dan kondusif pada saat libur Lebaran ini,” kata Faik.

Pada Ramadan ini, Faik mengatakan pihaknya melakukan berbagai upaya peningkatan pelayanan di 14 bandara, di antaranya dengan pembagian takjil gratis di bandara, pertunjukan musik di beberapa bandara, dan nursery room, kidzone atau playground dapat digunakan penumpang yang membawa anak-anak saat menunggu penerbangan. Tersedia pula airport cinema yang memutar film-film reliji di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, dan peningkatan pelayanan fasilitas publik lainnya. (ant)

Baca Juga


Berita Terkait

Ekonomi / Bandara Kertajati Terus Bersolek

Ekonomi / Genjot Kinerja, Investasi Rp 17,5 Triliun

Ekonomi / Grab Wheels Permudah Mobilitas

Ekonomi / Bebaskan Landing-Parking Fee

Ekonomi / Transformasi Digital AP II Sukses


Baca Juga !.